Jumat, 25 September 2015

Jepara Sebagai Pusat Mebel Indonesia



Jepara sebagai pusat mebel indonesia adalah kota kecil yang terletak di ujung utara jawa tengah,kota yang penuh kebudayaan dan kerajinan seni ukir.jika membahas tentang kerajinan tangan seni ukir, tentunya sudah identik dengan kota jepara,kota yang terus berkembang dengan kerajinan seni ukirnya,sehingga sekarang menjadi kota industri mebel,yang siap pemasaran kepasar domestik maupun pasar internasional.

Pada mulanya pemusatan industri dilakukan secara geografis dengan melibatkan industri pendukung atau lebih dikenal sebagai klaster (cluster).jepara menjadi klaster industri mebel terbesar diindonesia,karena omzet dan tenaga kerjanya memang terbesar di indonesia.strategi yang dipakai jepara dalam bisnis ini adalah segitiga positioning,diferensiasi dan brand jepara yang sangat kuat dan dominan.Jepara sebagai pusat klaster industri mebel indonesia mempunyai pengrajin handal yang menyebar di 13 kecamatan jepara.
Jepara Sebagai Pusat Mebel Indonesia

Pada tahun 2004 pemerintah mencatat ada sekitar 3539 unit perusahaan pemroduksi mebel yang terdaftar pada dinas perdagangan,perindustian,koperasi dan penanaman modal.dan diluar hal itu diperkirakan ada 15000 lebih pengusaha mebel dalam skala kecil.jika ditotal dari segi tenaga kerja,jepara mampu menyerap sampai 85000 tenaga kerja.

Dijepara industri mebel menjadi sektor unggulan sebagai penyumbang tertinggi Produk Domestik Regional Bruto(PDRB).Pada tahun 1998 jepara tercatat dari sektor industri mencapai posisi 61,3%,sektor hotel dan restauran 29,9%,sektor jasa 2,7%,sektor keuangan 2,4%.

Hingga saat ini jepara yang notabene adalah pusat mebel indonesia mampu menghasilkan sekitar 400 kontainer untuk setiap bulanya ke pasar luar negeri,belum lagi pengiriman ke area nusantara sendiri,apalagi jikalau memasuki bulan september-maret,jumlahnya akan meningkat pesat hingga mencapai 600-700 kontainer setiap bulanya untuk pasar internasional.sungguh luar biasa bukan.

Data dari dinas perdagangan,perindustrian,penanaman modal dan koprasi jepara menungungkapkan bahwa realisasi ekspor mebel dan berbagai kerajinan tangan telah menembus sedikitnya 78 negara dengan rincian volume sebesar 52642,5 ton dengan kisaran nilai mencapai $112,6 juta.hal inilah yang menjadikan kota jepara sebagai pusat mebel indonesia,yang dikerjakan oleh masyarakat jepara yang sudah memiliki bakat dan ketrampilan sejak lahir.

Sebagai pusat mebel indonesia sudah seharusnya jepara akan menjaga kwalitas produknya dan terus meningkatkan pemasarannya sebaik-baiknya.dan bukan tidak mungkin jikalau nanti kedepanya jepara akan menguasai pasar mebel internasional,doakan saja semoga itu terwujud,karena ini akan membawa harum nama indonesia di mata dunia.

terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

Semoga artikel saya dapat membantu anda semua,terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar